ASKEP WAHAM KEBESARAN PDF

Askep Uploaded by doeld. Save. Askep . Waham kebesaran • • Meyakini bahwa ia memiliki kebesaran atau kekuasaan khusus. Laporan Pendahuluan & Asuhan Keperawatan . Waham kebesaran. SP 1 p: SP 2 p: Membina hubungan saling percaya Mengidentifikasi kemampuan. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Penderita Gangguan Jiwa (- Download as Waham Waham Waham Waham Waham Kebesaran Agama Curiga.

Author: Yogar Arashikasa
Country: Great Britain
Language: English (Spanish)
Genre: Sex
Published (Last): 12 April 2015
Pages: 244
PDF File Size: 12.83 Mb
ePub File Size: 8.51 Mb
ISBN: 689-6-68008-872-2
Downloads: 6320
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Faehn

Humana Press Number Of Pages: With a step-by-step method for accurate interpretation of the ECG, this third edition of Rapid ECG Interpretation describes a systematic approach consistent with the changes in cardiology practice over the past decade. Synoptic guide to a systematic eleven-step method for rapid ECG interpretation necessary for the diagnosis of critical cardiac problems.

Covers all diagnostic ECG criteria. Somatoform and Factitious Disorders Beset by contradictions, somatoform and factitious disorders have an unusually long, rich, and colorful historical and clinical tradition.

Yet, some of them have received only limited empirical investigation. Here you’ll find up-to-date, clinically focused overviews of these intriguing and often difficult-to-treat disorders.

Both concise and thorough, this extensively annotated volume clarifies the issues surrounding these fascinating disorders and offers practical guidance and recommendations, highlighting kebesarsn pressing need for further research to improve patient care.

As such, it will prove compelling reading for practicing psychiatrists and other physicians in any clinical setting who want to better understand the baffling complexities of these distressing disorders. Phillips Kontributor Katharine A. RSUD Kota Yogyakarta mempunyai perawat dengan berbagai perbedaan pengetahuan, asekp komunikasi interpersonal, dan keterampilan teknik yang tentunya akan berpengaruh terhadap pelaksanaan proses keperawatan.

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan penerapan proses keperawatan di RSUD Kota Yogyakarta, hubungan antara komunikasi interpersonal dengan penerapan proses keperawatan di RSUD Kota Yogyakarta, hubungan antara keterampilan teknik yang dimiliki perawat dengan penerapan proses keperawatan di RSUD Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross-sectional.

Data pengetahuan responden dikumpulkan dengan kuesioner, data tentang komunikasi interpersonal, keterampilan teknik, dan penerapan proses keperawatan dikumpulkan dengan observasi.

Subyek penelitian berjumlah 50 orang yaitu semua perawat pelaksana yang melakukan asuhan keperawatan yang bertugas di ruang rawat inap wahxm instalansi rawat darurat dengan kriteria: Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan penerapan proses keperawatan; ada hubungan positif dan bermakna antara komunikasi interpersonal dengan penerapan proses keperawatan; ada hubungan positif dan bermakna antara keterampilan teknik dengan penerapan proses keperawatan.

Penerapan proses keperawatan, keterampilan teknik, komunikasi interpersonal, pengetahuan Kata kunci: Penerapan proses keperawatan, keterampilan teknik, komunikasi interpersonal, pengetahuan untuk selengkapnya silahkan download. Keluhan dari hepatomegali ini gangguan dari sistem pencernaan seperti mual dan muntah, nyeri perut kanan atas, kuning bahkan buang air besar hitam.

Pengobatan pada kasus hepatomegali ini berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Tetapi jika pembesarannya hebat, bisa menyebabkan rasa tidak nyaman di perut atau perut terasa penuh. Jika pembesaran terjadi secara cepat, hati bisa terasa nyeri bila diraba. Jika hati teraba lembut, biasanya disebabkan oleh hepatitis akut, infiltrasi lemak, sumbatan oleh darah atau penyumbatan awal dari saluran kebesarxn.

  ANATOMIA DESCRIPTIVA TESTUT PDF

Hati akan teraba keras dan bentuknya tidak teratur, jika penyebabnya adalah sirosis. Benjolan yang nyata biasanya diduga suatu kanker. Pemeriksaan lainnya yang bisa dilakukan untuk membantu menentukan penyebab membesarnya hati adalah: Definisi Ansietas adalah kekhawatiran yang tidak jelas dan menyebar, berkaitan dengan perasaan tak berdaya dan tidak pasti, tidak memiliki objek yang spesifik, dialami secara subyektif dan dikomunikasikan secara interpersonal Ansietas kebesran suatu sensasi distress psikologis Etiologi 1.

Ansietas ringan Berhubungan dengan ketegangan dalam kehidupan sehari-hari. Individu menjadi waspada dan mengaami peningkatan lapang persespi. Ansietas dapat memotivasi belajar dan menghasilkan pertumbuhan serta kretaifitas 2. Ansietas sedang Memungkinkan individu untuk berfokus pada hal yang penting dan mengesampingkan yang lain.

Mempersempit lapang persepsi individu. Individu mengalami tidak perhatian yang selektif namun dapat berfokus pada lebih banyak area jika diarahkan untuk melakukannya 3.

Ansietas berat Sangat mengurangi lapang persepsi individu. Individu cenderung berfokus pada sesuatu yang rinci dan spesifik serta tidak berpikir tentang hal lain.

Semua perilaku ditujukan untuk mengurangi ketegangan. Individu mmerlukan banyak arahan untuk berfokus pada area lain 4.

Google Showcase Car Without Driver

Panik Behubungan dengan terperangah, ketakutan dan terror. Hal yang rinci terpecah dari proposinya. Palpitasi, jantung berdenyut keras, frekuensi denyut jantung meningkat 2. Sensasi sesak nafas 5. Derealisasi merasa tidak nyataatau dpersonalisai merasa terasing paa diri sendiri Takut kehilangan kendali atau menjadi gila Phobia ketakutan yang tidak rasional terhadap suatu objek atau situasi yang secara objektif bukanlah sesuatu yang membahayakan 2.

Acute Stres Disorder ACD o Terjadi pada bulan l setelah paparan trauma yang extreme o Disosiasi, melihat dunia hanya sebagai mimpi yang tidak nyata o Memori sangat kurang dissosiative amnesia o Resolve mg setelah trauma b.

Google Showcase Car Without Driver

Acute Post-Traumatic Disorder o ASD lebih dari 1 bulan o Cemas, selalu teringat dengan trauma yang dialami, mimpi buruk, gangguan tidur, menghindari situasi trauma c. Cognitive Behaviour Therapy a. Dukung klien dalam terapi kelompok 2. Diebetes mellitus DM adalah gangguan metabolisme yang secara enetis dan klinis termasuk heterigen dngan maniestasi berupa hilangnya toleransi karbihidrat.

Perkembangan secara klinins ditandai dengan hiperglikemia puasa, aterosklerotik, mikroangiopathi, dan nefropathi. Jika kadar gula lebih dari itu maka glukosa akan keluar lewat urine shg menimbulkan glukosuria. Pengertian Epilepsi merupakan suatu gejala akibat lepasnya aktifitas elektrik yang periodik dan eksesif dari neuron serebrum yang dapat menimbulkan hilangnya kesadaran, gerakan involunter, fenomena sensorik abnormal, kenaikan aktifitas otonom dan berbagai gangguan psikis.

Etiologi Penyebab epilepsi umumnya dibagi menjadi 2: Idiopatik primer, essensial Pada jenis ini, tidak dapat diketemukan kebesafan suatu lesi organik di otak. Tidak dimulai dengan serangan fokal. Gangguan bersifat fungsional di daerah dasar otak yang mempunyai kemampuan mengontrol aktifitas korteks.

Simptomatik akibat kelainan otak Serangan epilepsi merupakan gejala dari suatu penyakit organik otak. Misalnya karena adanya demam, kebessaran otak degeneratif difus, infark, enchepalitis, kebeearan, tumor serebrum, jaringan parut setelah cedera kepala, anoksia, toksemia, hipogliklemia, hipokalasemia, atau gejala putus obat.

  CONFESSIONS UGLY STEPSISTER GREGORY MAGUIRE PDF

Patofisiologi Timbulnya serangan kejang adalah kemugkinan adanya ketidakseimbangan antara asetilkolin dan GABA asam gama amino butiratmerupakan neuritransmitter sel-sel otak. Asetilkolin menyebabkan depolarisasi, yang dalam jumlah berlebihan menimbulkan kejang. Sedang GABA menimbulkan hiperpolarissasi, yang sebaliknya akan wahxm eksitabilitas dan menekan timbulnya kejang. Berbagai kondisi yang mengganggu metabolisme otak seperti penyakit metabolik, racun, beberapa obat dan putus obat, dapat menimbulkan pengaruh yang sama.

Grand mal tonik-klonik umum Jenis ini bersifat sekunder, yakni berasal dari epilepsi partial kemudian menjadi serangan bangkitan umum.

Fase kebeswran Ditandai dengan kontraksi semua otot, kelopak mata tetap terbuka, lengan terangkat, abduksi, terputar keluar, sendi siku fleksi, tungkai juga fleksi tertekuk. Setelah fleksi segera diikuti ekstensi yang disertai jeritan epilepsi beberapa detik.

Leher dan punggung melengkung menjadi posisi opistotonik, lengan dan tungkai juga ekstensi. Berlangsung antara detik. Fase klonik Berlangsung selama kurang lebih 30 detik. Menunjukkan adanya gerakan spasmus fleksi berganti-ganti denga relaksasi. Penderita dapat menggigit lidahnya, sianosis, hipertensi, takhicardi, hiperhodrosis, midriasis, salivasinya bertambah.

Fase pasca serangan koma Semua aktifitas otot berhenti. Dalam waktu 15 menit kesadaran akan pulih lembali. Kesadaran akan pulih secara normal dalam jam. Penderita merasa lesu, otot-otot nyeri dan sakit kepala. Petit mal Merupakan eilepsi yang tenang. Penderita biasanya anak-anak atau dewasa muda. Ketika melakukan aktifitas, tiba-tiba berhenti, sering terdapat gerakan kecil seperti gerakan-gerakan kelopak mata, mengunyah, gerakan-gerakan bibir.

Serangan berakhir dalam 60 detik Kesadaran juga segera normal. Dalam sehari, serangan dapat kali. Sederhana tidak terdapat gangguan kesadaran b.

Kompleks terdapat gangguan ksadaran E. Epilepsi umum primer, misalnya epilepsi grand mal, petit mal, epilepsi juvenil mioklonik b. Epilepsi umum sekunder, misalnya spasme infantil, epilepsi mioklonik astatik 2.

Disertai dengan gejala elementer tanpa gangguan kesadaranmisalnya dengan gejala motorik, sensorik atau otonomik b. Disertai dengan gejala komplek dengan gangguan kesadaran c.

Internet users via Android Blackberry Defeat

Disertai fenomena sekunder misalnya menjadi epilepsi umum 3. Epilepsi lain yang tidak dapat diklasifiksikan F. Harga diri rendah 3. Tujuan 1 Mencegah terjadinya cedera saat terjadi serangan maupun setelah serangan 2 Mempertahankan kepatenan jalan nafas 3 Pasien mempunyai harga diri yang positif b. Pasien tidak mengalami cedera, saat serangan maupun setelah serangan b.

harum satiti sri – Google+

Pasien mempunyai penilaian yang positif terhadap dirinya c. Kondisi fisiologis pasien normal d.

Catat kondisi umum pasien seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, adakah sianosis, kondisi pupil, tingkat kesadaran, adakah keluhan pusing, sakit kepala, lemah, lesu setelah serangan, wahaam lidah tergigit atau tidak, bagaimana kondisi gigi pasien, dll G. Penatalaksanaan Hal-hal yang perlu diperhatikan pada penatalaksanaan pasien epilepsi antara lain: Diagnosis yang tepat 2.

Pilih obat yang tepat 3. Mulai dengan obat tunggal 4. Dosis diusahakan berada dalam lingkup terapetik wzham serum 5. Perhatikan lamanya obat berefek untuk menentukan frekuensi pemberian obat 6.